SimCity Palembang

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah kecanduan main SimCity di komputer saya. Rasanya jadi kayak pemerintah kota sekaligus Tuhan. Saya menciptakan sebuah kota, kota saya sendiri. Saya dengan bebas mengatur mau naruh gedung perkantoran di sudut sebelah sini, sekolah di pojok sana, mall di sudut sebelah situ, taman, tempat rekreasi dan lain sebagainya. Saya yang menetapkan rate pajak, system transportasi dan lain sebagainya. Saya juga bisa menciptakan gempa bumi, kebakaran, bahkan menyerang kota dengan monster. Hahahaha… Seru!

Tahun itu saya pulang mudik ke Palembang, saya kagum sempat kagum dengan kemajuan pesatnya. Stadion olahraga baru, hotel-hotel bintang lima, mall-mall dan ooh not to mention the new airport. Saya sempat mengira pesawat yang saya tumpangi salah mendarat di bandara lain jika saja saya tidak membaca tulisan “Welcome to Palembang” di sebuah plang. Bandaranya bagus.

Hanya satu yang mengganggu saya saat itu. Pembangunan ruko. Ya, ruko. Di setiap sudut jalan yang saya lewati, saya selalu melihat berbagai macam ruko sedang dibangun. Oh well, sebenernya ruko itu bukan hal jelek. Tapi kok rasanya, perkembangan pembangunannya tidak bagus dalam hal penataan lokasi. Tahun-tahun selanjutnya saya mudik ke Palembang, beberapa ruko malah terbengkalai. Malah bikin jelek pemandangan.

Lalu apa hubungannya dengan SimCity? Jelas ada. Di SimCity, saya berpikir keras bagaimana caranya menciptakan sebuah kota yang nyaman dan beradab. Saya berpikir keras bagaimana caranya membuat kota saya tidak membosankan penduduknya agar tidak minggat ke kota lain seperti saya. :P Saya juga harus memperhatikan setiap detail kecil dari kota yang saya bangun, agar kenyamanan tersebut betul-betul terasa. Ini yang bikin saya kecanduan game ini. Saya menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan membuat sebuah kota yang indah dan nyaman dengan mengandaikan saya sebagai salah satu penduduk di situ.

Berkat SimCity, saya tahu bagaimana ribetnya mengatur sebuah kota yang nyaman untuk ditinggali penduduk. Dan Palembang, rasanya hanya kurang bagus dalam hal penataan kota. Mulai dari pembangunan gedung-gedungnya, sampai masalah transportasi. Karena terus terang, hal-hal tersebut bikin Palembang belum terlalu nyaman untuk dimajukan sebagai sebuah kota pariwisata. Ribet memang, seperti juga membangun kota dalam SimCity, tapi bukan ngga mungkin kan? Tinggal bagaimana perencaan tata kota itu dilaksanakan sebagaimana mestinya, bukan karena seberapa besar berani bayar IMB-nya… hihihihihi :P

Ah sayang, saya ini lulusan Fakultas Hukum, bukan lulusan Teknik. Saya bisa nyumbang landscape perencanaan tata kota dari SimCity ngga ya? :D

Tags:

5 komentar

  1. welcome to palembang
    setidaknya kota kita telah berkembang..
    walaupun masih banyak harus di benahi..
    ayo kita sama-sam membangun kota ini..

  2. betuuuul.. kemajuannya bagus, serius. tapi perencanaan tata kota-nya kurang.
    itu yang sayang… :)

  3. Ganang

    boleh komen kan… aq lulusan tata kota UGM…. hhhmmm….. memang sich kl kita maen sim city kita bisa bebas mo ngapain aja… n so pasti akan tercipta kota yg nyaman (g mungkin kan kita buat kota yg g nyaman, lha udah payah2 maen, masak malah jadi g bagus kotanya)..
    untuk kasus yg real, g sesimple kayak di game… kl di game, kita sebagai gubernur, anggota dewan, developer, bahkan kita juga yg buat bencana… nah kl di dunia nyata itu banyak orang, banyak kepala, banyak kepentingan, dll so semuanya g ada yg mo ngalah…
    oia satu hal lagi…. sebenernya yg salah bukan perencanaan tata kotanya… pemerintah kota (melalui bappeda) selalu melibatkan konsultan kl mo nyusu tata kota… nah disitu konsultan pasti dunk ada para ahli n akademisi nomer wahidnya…. so pasti perencanaan yg dibuat bagus like di sim city lah sedikit…. tapi begitu ditangan pemerintah (DPR, dll) semua itu bisa berubah karena adanya kepentingan2 tadi… malah banyak yg berubah total… itu udah terjadi di hampir semua kota di Indonesia…
    mungkin itu yg bisa aq sharing… kl mau ada yg berminat diskusi ttg ini aq seneng….
    silahkan maen ke blog aq di ganangprakoso.wordpress.com

  4. kalo Ganang.. saya juga Kagama loooh :D

    • Ganang

      wah kagama juga toh…. skrg lagi di jakarta ya mbak??? jakarta mana??? aq juga lagi pelatihan di jakarta…. di salah satu instansi pemerintah.. baca aja profil aq di blog ini…. Salam Kenal ya….

Beri komentar